10 Cara Alami Menurunkan Kolesterol

Penyakit kolesterol adalah salah satu penyakit yang menyeramkan di dunia. Kolesterol sebenarnya berguna sebagai sumber energi, membentuk dinding sel-sel dalam tubuh, dan sebagai bahan dasar pembentukan hormon-hormon steroid.

Cara Menurunkan Kolesterol  - Diet : 10 Cara Alami Menurunkan Kolesterol

Tubuh dapat memproduksi kolesterol sebanyak yang dibutuhkan oleh tubuh sehingga kita tidak perlu mendapatkan asupan kolesterol lebih dari makanan.

Kebanyakan kita lupa akan hal ini, sehingga sering mengkonsumsi makanan berlemak. Orang yang seting mengkonsumsi makanan berkolesterol memang tidak akan langsung merasakan efek negatifnya pada tubuh, meski tubuh kegendutan tapi tetap merasa seperti orang sehat. Namun, Efeknya akan sangat terasa jika sudah berumur sehingga satu-satunya jalan yang diambil untuk menurunkan kolesterol adalah dengan obat-obatan.

Secara umum Kolesterol dibagi menjadi 2, yaitu HDL dan LDL. HDL (High Density Lipoprotein) adalah kolesterol baik sedangkan LDL (Low Density Lipoprotein) adalah kolesterol jahat yang jika terlalu banyak terdapat dalam tubuh, maka akan sangat berbahaya bagi tubuh kita.

Untuk itu sangat disarankan untuk cek kolesterol secara rutin untuk mengetahui kadar kolesterol dalam tubuh sejak dini. Terutama yang telah berusia 30 tahun keatas.

Untuk menghindari penyakit kolesterol tinggi yang aman dan sehat adalah dengan mengatur pola makan. Makanan merupakan pilihan paling aman untuk mencegah ataupun mengobati segala penyakit. Berawal dari pola makan yang sehat dan teratur, tubuh yang sehatpun dapat diperoleh, karena sebagian penyakit bermula dari apa yang biasa dikonsumsi sehari-harinya.

Kolesterol biasanya berasal dari makanan ringan atau junk food. So, salah satunya hindari junk food. Tapi jika sebelumnya anda terlanjur mengkonsumsinya, jangan khawatir, tidak ada kata terlambat untuk sehat.

Mulailah lakukan tips-tips berikut dalam kehidupan anda, makanan yang harus anda konsumsi untuk menurunkan kolesterol dan apa yang harus anda lakukan.

1. Kacang kedelaiĀ 

Kacang kedelai dan hasil olahannya misalnya menjadi tahu, tempe, susu kedelai, dan tepung kedelai mengandung isoflavon, yaitu zat yang bisa menekan LDL. Tapi ingat, jangan sembarangan mengolah tahu dan tempet, karena bisa tidak efektif untuk penurunan kolesterol tubuh anda. Misalnya digoreng dengan minyak lemak jenuh tinggi atau diolah dengan campuran santan. Santan dan minya goreng adalah sumber lemak jenuh.

Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA) menganjurkan untuk mengonsumsi sedikitnya 25 gram protein kedelai per hari untuk menurunkan kadar kolesterol.

2. Kacang-kacangan

Kacang adalah sumber serat larut sangat tinggi yang dapat mengurangi kolesterol. Mengonsumsi kacang seperti buncis, kacang merah, kacang panjang secara teratur selama enam minggu bisa mengurangi kadar kolesterol sebanyak 10%.

3. Ikan Salmon

Ikan salmon bisa menurunkan LDL dan trigiserilda serta meningkatkan HDL karena mengandung asam Omega-3. EPA dan DHA yang terkandung dalam salmon baik untuk kesehatan jantung. The American Heart Association merekomendasi paling tidak dua porsi per minggu untuk mendapatkan manfaat maksimal. Selain salmon, ikan tuna, trout, sarden, makerel, dan hering juga baik untuk dikonsumsi.

4. AlpukatĀ 

Alpukat adalah sumber lemak tidak jenuh yang bisa meningkatkan level HDL. Namun, Alpukat mengandung kalori yang tinggi sehingga harus dikombinasikan dengan sayur-sayuran yang berperan menekan kalori tersebut.

Satu buah alpukat berukuran sedang mengandung 300 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh sedangkan kebutuhan tubuh manusia normal adalah 1.800 kalori dan 30 gram lemak tidak jenuh per harinya.

5. Bawang Putih

Sejak ribuan tahun lalu, bawang putih sudah dipercaya mengandung banyak zat yang baik untuk kesehatan tubuh manusia. Bangsa Mesir Kuno memakai bawang putih untuk meningkatkan stamina.

Di masa modern ini, bawang putih dipakai untuk menurunkan kolesterol, mencegah pembekuan darah, menurunkan tekanan darah, dan melindungi tubuh dari infeksi.

Hasil penemuan paling mutakhir, bawang putih bisa mencegah partikel kolesterol menempel di dinding pembuluh darah.

6. Bayam

Bayam mengandung banyak lutein. Lutein adalah zat penting yang bisa menjaga kesehatan dan ketajaman fungsi mata. Lutein juga bisa menjaga kesehatan jantung karena bisa mencegah lemak menempel di pembuluh darah. Dianjurkan, memakan bayam setiap hari sekitar setengah mangkuk untuk hasil maksimal.

7. Margarin

Beberapa jenis margarin bisa menurunkan kadar kolesterol. Misalnya margarin dari minyak biji bunga kanola.

8. Mede, Almon, dan Kenari

Lemak tak jenuh tunggal, di dalam kacang mede, almon, dan kenari adalah bahan makanan rendah lemak yang baik untuk kesehatan jantung.

Kacang-kacangan ini juga mengandung vitamin E, magnesium, dan phytochemical yang terkait erat dengan kesehatan jantung. Sayangnya, kacang-kacang ini juga mengandung protein sangat tinggi . Jadi, jangan terlalu banyak makan kacang agar manfaatnya benar-benar maksimal.

9. Teh

Suka teh hangat atau pun dingin, anda tetap mendapatkan manfaatnya asal jangan terlalu banyak menambahkan gula sebagai pemanis. Teh mengandung antioksidan yang membuat pembuluh darah rileks sehingga terhindar dari pembekuan darah.

Antioksidan di dalam teh, yaitu flavonoid bisa mencegah oksidasi yang menyebabkan LDL menumpuk di pembuluh darah. Menikmati segelas teh setiap hari bisa memenuhi kebutuhan antioksidan.

10. Cokelat

Coklat itu sehat, namun tidak sembarangan coklat seperti yang biasa anda konsumsi. Coklat yang terlalu banyak susu justru mengandung banyak lemak. So, pilihlah coklat hitam atau tanpa gula dan susu. Coklat mengandung banyak antiokasidan dan flavanoid, Kandungan flavanoid dalam coklat bervariasi tergantung di mana tanaman coklat itu tumbuh dan proses pengolahannya.

Tapi ada pengecualian loh, kecuali coklat putih. Si coklat putih justru sama sekali tidak mengandung zat tersebut sehingga kurang sehat untuk dikonsumsi.

Anda bisa mencoba menjalani pola konsumsi yang baru dengan mengkonsumsi makanan dan cemilan sehat yang telah diuraikan diatas. Tetap ingat, ada penyaki ada penangkal. Jika kolesterol sudah parah lakukan dengan obat, namun tentunya harus sesuai dengan resep dokter karena setiap orang memiliki kondisi yang berbeda.

Imbangi pula dengan menghindari makanan sumber lemak tinggi, mengkonsumsi banyak sayur dan buah, dan berolahraga.

Bermanfaat? Share ke teman-temanmu, Klik:
Rating: 94 dari total 100, oleh 84 pembaca

Tag:


Jangan lupa gabung dengan BincangWanita di Facebook:

Apa komentarmu terkait artikel ini?