Turunkan Berat Badan dengan Herbal dan Rempah

Banyak orang yang mendambakan berat badan yang ideal, berbagai usaha dilakukan untuk bisa menurunkan berat badannya dengan mengubah pola hidup, pola makan, olahraga, diet, atau mengkonsumsi suplemen penurun berat badan bahkan operasi. Namun, cara tersebut membutuhkan waktu yang cukup banyak untuk mencapai target berat badan yang diinginkan dan membutuhkan biaya yang bervariasi.

Setiap orang tidak hanya mendambakan berat badan/postur tubuh yang ideal saja, namun mereka juga menginginkan tubuh yang sehat. Oleh karena itu, lakukan langkah yang tepat untuk mencapai semua keinginan itu dengan menggunakan cara alami yang tidak menimbulkan efek samping terhadap tubuh seperti penurunan daya tahan tubuh, yang tentunya dengan biaya yang terjangkau.

Lakukan dengan mengkonsumsi aneka rempah dan herbal yang bisa tambahkan pada menu masakan setiap harinya. Seperti yang kita tahu bahwa rempah-rempah digunakan sebagai bumbu masakan yang membuat makanan menjadi lebih lezat dan menarik.

Sebuah penelitian yang menunjukkan bahwa herbal dan rempah-rempah dapat memperlancar sistem metabolisme tubuh dan menjaga berat badan. Sehingga program penurunan berat badan bisa berjalan lebih efektif tanpa menimbulkan efek samping terhadap tubuh.

Seorang pakar nutrisi dan diet berkebangsaan India Dr. Shilpa Mittal mengatakan bahwa terdapat aneka herbal dan rempah yang mengandung berbagai zat yang bisa digunakan untuk menurunkan berat badan, diantaranya yaitu:

1.  Kayu manis

Mustard Seeds Images - Diet : Turunkan Berat Badan dengan Herbal dan Rempah

1303060092728060742

Selain berfungsi sebagai pemanis, pemberi aroma, dan memiliki rasa yang enak ternyata kayu manis dapat membantu kelancaran sirkulasi darah, mempercepat metabolisme tubuh, melawan diabetes, dan membuat perut mudah merasa kenyang. Kayu manis sering sekali digunakan sebagai pengganti gula pada berbagai macam jenis makanan dan minuman.

2.  Jahe

Plate of Root Ginger

Kolesterol jahat dan lemak yang menumpuk di tubuh bisa dilawan dengan mengkomsumsi jahe secara teratur. Selain itu jahe juga mampu meningkatkan metabolisme tubuh sehingga jahe bisa digunakan sebagai pembersih dari dalam tubuh.

3.  Cardamon

800px-Black_and_green_cardamom

Cardamon tergolong masih satu jenis rempah-rempah dengan kunyit. Cardamon memiliki kandungan yang bermanfaat dalam memperlancar metabolisme serta proses pembakaran dalam tubuh lemak.

4.  Kunyit

Kunyit mengandung curcumin yang dapat mengurangi pembentukan jaringan lemak pada tubuh dan menjaga kelancaran sistem pencernaan. Kamu bisa mengkomsumsi kunyit ini setiap hari dengan mencampurnya pada makanan dan minuman jadi berat badan bisa turun dengan stabil.

5.  Cabai Merah

Kandungan capcaisin pada cabai merah terbukti efektif bisa meningkatkan metabolisme tubuh dan pembakaran kalori. Memang pengaruhnya cukup kecil tetapi apabila dikomsumsi secara teratur maka dalam jangka panjang efeknya akan terasa.

6.  Gingseng

Gingseng mampu meningkatkan metabolisme tubuh, energi, dan stamina tubuh jadi komsumsi gingseng secara teratur maka berat badan dapat turun secara efektif.

7.  Lada Hitam

Zat piperine yang terkandung dalam lada hitam membantu mempercepat proses pembakaran lemak, metabolisme tubuh, dan menjaga sistem percernaan dalam tubuh.

8.  Flax Seedflaxseed

Komsumsi flax seed yang dicampur dengan air akan membuat kamu cepat merasa kenyang. Sehingga dapat membantu memperlancar program diet.

9.  Manggis

Apabila dimakan dalam kondisi buah segar, buah manggis bisa membantu kamu menahan rasa lapar dan mengurangi timbunan lemak dalam tubuh.

10. MustardMustard-Seeds-Images

Mustard merupakan sejenis rempah berwarna kuning yang biasanya dicampur dengan masakan efektif meningkatkan metabolisme tubuh.

11.  Kembang Sepatu

Zat-zat yang terkandung dalam kembang sepatu chromium, ascorbic acid dan hydroxycitric acid, dapat mencegah kegemukan.

Bermanfaat? Share ke teman-temanmu, Klik:
Rating: 94 dari total 100, oleh 81 pembaca

Tag: rempah, menurunkan berat badan, pola makan, .


Jangan lupa gabung dengan BincangWanita di Facebook:

Apa komentarmu terkait artikel ini?